Apa Kata Ulama Tentang Hadist Ikhlas

Apa Kata Ulama Tentang Hadist Ikhlas

Apa Kata Ulama Tentang Hadist Ikhlas

Ulama Warosatul Anbiya, Ulama adalah pewaris para nabi, hadist ini berkenaan tentang keutamaan ilmu yang di miliki oleh para ulama, tapi yang kita bahas sekarang bukan tentang itu, kita bahas tentang sudut pandang ulama mengenai hadist tentang ikhlas.

Mengapa ini perlu kita pelajari, karena seperti kita ketahui ikhlas adalah kunci di terimanya suatu amalan, jika kita melakukan amalan dengan sempurna tanpa cacat dan dalam jumlah yang sering atau banyak tapi kita melakukannya bukan karena ALLAH maka sia sia saja amalan tersebut.

bahkan lebih jauh lagi kita akan terkena dosa dan dosa yang kita dapatkanpun bukan dosa kecil tapi dosa besar yaitu menyekutukan ALLAH, karena jika kita mengamalkan suatu amalan bukan karena ALLAH itu sama saja kita mengharapkan mahluk dan menduakan ALLAH.

Pandangan Ulama Tentang Ikhlas

Hadist ikhlas yang sama sama kita ketahui adalah beramal tapi dengan niat menginginkan dunia,menginginkan pujian dan menginginkan wanita yang di cintainya, dan ini tercela, lalu bagaimana pandangan ulama tentang hadist ikhlas ini.

Kita ambil satu perkataan ulama yang fenomenal, yaitu Imam Ahmad Bin Hanbal Rahimahullahu taala, beliau tidak lain adalah imam mahzab hambali, seorang ahli hadist yang mempunyai musnad imam ahmad juga hafal ribuan hadist dan memiliki murid ribuan dan dari ribuan murid beliau banyak yang jadi ulama.

Yang unik dari beliau ketika di tanya perihal yang dilakukannya selama ini,menghafal ribuan hadist,mengajar dan berdakwah apakah semuanya dilakukan dengan ikhlas?.

Imam Ahmad tidak mengatakan, ya saya ikhlaskarena ALLAH, tapi yang beliau katakan adalah:

“Perkara ikhlas adalah perkara yang berat dan susah untuk di lakukan, adapun saya, saya hanya berusaha untk mencapai keikhlasan sekuat dan semampu saya”.

Ikhlas Perkara Yang Berat dan Sulit

Mungkin kita beranggapan orang sekaliber Imam Ahmad akan mengatakan mudah dan yang dilakukannya adalah ikhlas, tapi tidak demikian, ini menandakan bahwa ikhlas adalah benar perkara yang sulit untuk di realisasikan.

Tapi ada secercah harapan dari kata yang di ucapkan oleh imam ahmad ini, yaitu saya hanya berusaha sekuat dan semampu saya, yang berarti kita bisa mencontoh beliau untuk berusaha menggapai keikhlasan sekuat kita.

Ini sesuai dengan ayat AL Quran di surat AL Baqoroh yang menerangkan bahwa setiap manusia tidak akan di bebankan beban yang melebihi kemampuannya.

Jadi jika kita bersaha dengan keras, maka usaha tersebut tidak akan menghianati kita, pasti dengan izin dari ALLAH kita akan mencapai derajat ikhlas.

Kesimpulan Tentang Ikhlas

Ikhlas memang sulit untuk di lakukan, tapi dengan usaha dan kerja keras kita, maka bukan mustahil ikhlas akan kita dapatkan dan kita realisasikan dalam setiap ama lkita. Kata kuncinya adalah berusaha dengan sungguh-sungguh.

Jangan anggap sepele tentang hadist ikhlas ini, karena sejatinya ini adalah masalah berat, jika kita meremehkannya maka kita akan rentan masuk kedalam ketidak ikhlasan yang akibatnya adalah amalan kita tidak di terima bahkan bisa mendatangkan dosa.

Bacaartikel asilnya di penaungu.com